Mencari Jejak Waliyullah Pendiri Desa Banjarmangu

0

Lokasi makam wali Sunan Gripit berada di desa Gripit kecamatan Banjarmangu. Lokasi tepatnya dari arah Desa Banjarmangu ke utara terus sampai pertigaan pasar Gripit, lurus ke utara kurang lebih 1 km, sampai nanti ketemu ada jalan yang sudah disemen disebelah kiri jalan, dari situ masuk kurang lebih 50 meter. Kondisinya baik dan terawat. Pada malam-malam tertentu seperti malam jumat kliwon, banyak warga yang berziarah ke makam tersebut. Namun meskipun makamnya sudah bagus, akses jalan menuju lokasi masih rusak.

Sunan Gripit merupakan anak ketiga dari istri keempat Sunan Giri Gajah dari Gresik. Sunan Gripit punya nama asli Syekh Abdul Khodir Zaelani. Bersama kedua saudaranya yaitu Sunan Giri Wasiyat dan Nyai Sekati, beliau mengembara ke arah barat untuk menyebarkan agama islam. Dalam menyebarkan agama islam, mereka bertiga berpisah namun masih disekitaran daerah Banjarnegara.

Dalam perjalanannya ke arah barat, Sunan Gripit singgah disebuah daerah yang bentuk tanahnya berbanjar-banjar. Tetapi dalam persinggahan tersebut Sunan Gripit bingung harus menuju kemana untuk pergi ke Linggar Salira (tempat yang nyaman), dalam kebingungan tersebut Sunan Gripit termangu-mangu memikirkannya sampai beberapa hari. Sampai akhirnya beliau memutuskan untuk pergi menuju tempat yang sekarang bernama desa Gripit.

Sebelum Sunan Gripit pergi ke desa Gripit, Beliau berpesan jika daerah yang digunakan untuk singgah tersebut kelak diberi nama Banjarmangu. Diberi nama Banjarmangu karena tanahnya yang berbanjar-banjar dan disitulah Beliau termangu-mangu memikirkan untuk harus pergi kemana. Dan pada akhirnya berdirilah Banjarmangu yang menjadi selanjutnya menjadi Kadipaten yang merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Banjarnegara yang sekarang.