Pesantren Al-Halimy Lombok Barat, Mewujudkan Generasi Islami, Beriman, Berakhlaqul Mulia, Cerdas, Berkualitas, dan Berguna bagi Agama, Bangsa, dan Negara

0

Profil

Lahirnya Pondok Pesantren Al-Halimy dilatarbelakangi oleh lahir dan tampilnya seorang figur yang ditokohkan oleh masyarakat Sesela saat itu, yaitu pemuda yang memiliki mentalitas serta semangat memajukan dan mengembangkan masyarakatnya yang pada waktu itu hidup dalam ketertindasan dan penderitaan serta dalam kondisi yang memiliki keterbelakangan sumber daya manusia (SDM). Kondisi Republik Indonesia saat itu mengalami kesengsaraan yang berkepanjangan, di samping kaum penjajah masih bercokol di bumi pertiwi yang menjadi penyebab persatuan dan kesatuan bangsa terkoyak. Untuk itulah dalam menyikapi hal tersebut diperlukan semangat patriotisme yang tinggi, dan untuk menanamkannya diperlukan pendidikan sebagai sarana dalam membina pribadi unggul sebagaimana yang didambakan oleh umat.

Di tengah kondisi seperti itu, TGH. Abdul Halim tampil sebagai motivator, inspirator sekaligus penggerak utama yang menjadikan pendidikan terutama pendidikan agama sebagai acuan utama dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat dari keterbelakangan dan keterpurukan saat itu. Figur panutan desa Sesela kelahiran 1845 ini mulai merintis Pondok Pesantren dengan sistem halaqah yang sekaligus menjadi embrio lahirnya Pondok Pesantren Al-Halimy pada tahun 1919 M sampai dengan tahun 1954, sistem pengajaran dilakukan dengan sistem halaqah murni yakni belajar dengan cara duduk bersila, karena sejak tahun 1919 M. TGH. Abdul Halim di samping mengajar juga aktif memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia sampai meletusnya pemberontakan Sesela pada tahun 1944 M. pemberontakan tersebut dipimpin oleh seorang muridnya yang bernama amaq Saridah. Sejak proklamasi sampai diperbaikinya sistem pengajaran dari sistem halaqah murni  menjadi sistem kelasikal. TGH. Abdul Halim terus aktif berjuang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia dengan kegiatan yang mengarah pada pendidikan dan keagamaan.

Visi Misi

Lahirnya Pondok Peantren Al-Halimy, bertepatan dengan pemberontakan mengusir kaum penjajah yang telah berabad-abad menindas dan menyengsarakan rakyat, yang berujung dengan gugurnya para pahlawan kemerdekaan sebelum proklamasi tahun 1945. karena itulah visi dan misi Pondok Pesantren Al-Halimy pada saat itu terbagi menjadi dua yakni sebagai berikut :

  1. Pra Proklamasi; lahirnya generasi yang beriman dan berakhlak mulia yang memiliki semangat patriotisme yang tinggi untuk merebut kemerdekan RI dari tangan penjajah. Hal tersebut telah di aplikasikan dalam kegiatan sehari-hari yakni mengajar, mendidik dan mengasuh anak bangsa yang beragama Islam, menanamkan dasar-dasar agama Islam serta berkewajiban dalam berbangsa dan bernegara.
  2. Pasca Proklamasi; mengisi kemerdekaan dengan aktivitas yang mengarah pada terbentuknya Negara yang“Baldatun thoyibatun Warabbun gafur” , aman damai di bawah naungan ridho Allah dengan mendirikan pesantren yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin.

Untuk merealisasikan Visi dan Misi, Pondok Pesantren Al-Halimy senantiasa berbenah sejak tahun 1954, yaitu tahun berdirinya Madrasah Ibtidaiyah An-Najah dan tahun 1968  di mana tahun berdirinya Madrasah Tsanawiyah An-Najah dan tahun 1984, waktu berdirinya Madrasah Aliyah An-Najah dan Raudatul Atfal An-Najah, dan pada tahun 1989 berdirilah Ma’had Aliy Al-Halimy, dan sekarang saat Pondok Pesantren Al-halimy memiliki santri + 1.257 dan diasuh oleh + 128 tenaga guru lulusan berbagai perguruan tinggi dari Dalam maupun luar Negeri.

 

Pendidikan

Pendidikan Formal 

  1. RI
  2. MI
  3. MTs
  4. MA
  5. Ma’had Aly

Pendidikan Informal

  1. Pondok khusus
  2. Panti Asuhan

Fasilitas

Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tilawatil Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha.
 

 

Alamat

Sesela, Gn. Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, 83351
Telepon: 0823-3952-1271

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here