Pemberian Hadiah untuk Melariskan Dagangannya

0

Pemberian Hadiah untuk Melariskan Dagangannya

Pertanyaan : Bagaimana hukum hadiah untuk memajukan perdagangan dengan cara menyelipkan kertas yang ditulis nomor atau nama hadiah, tidak semua bungkus terselip kertas itu, atau dengan cara lain?, Apakah itu boleh (jaiz) atau tidak?.

Jawab : Penjualannya sah asal telah mencukupi syarat-syarat jual beli yang diperlukan, dan hadiahnya pun halal, karena tidak terdapat rugi untung, karena hadiah itu, maka tidak termasuk judi.

Keterangan, dari kitab-kitab fiqh.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 223
KEPUTUSAN MUKTAMAR
NAHDLATUL ULAMA KE-13
Di Menes Banten Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1357 H. / 12 Juli 1938 M.