Adzan Jum’at Dilaksanakan dengan Orang Banyak

0

Adzan Jum’at Dilaksanakan dengan Orang Banyak

Pertanyaan : Bagaimana hukumnya adzan Jumat yang dilaksanakan oleh orang banyak (lebih dari satu orang)?.

Jawab : Adzan Jum’at yang dilaksanakan pada waktu khatib berada di atas mimbar yaitu adzan kedua itu sunahnya dikerjakan oleh seorang. Adapun lainnya boleh dikerjakan oleh seorang atau lebih menurut kebutuhan.

Keterangan, dari kitab:

  1. Mauhibah Dzi al-Fadhl[1]

وَنَصَّ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَلَفْظُهُ وَأُحِبُّ أَنْ يُؤَذِّنَ وَاحِدٌ إِذَا كَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ لاَ جَمَاعَةُ الْمُؤَذِّنِيْنَ لِأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلاَّ مُؤَذِّنٌ.

Al-Syafi’i Ra. menegaskan: “Saya suka satu orang yang mengumandangkan adzan jika sudah berada di atas mimbar, dan bukan banyak muadzin karena Rasulullah hanya mempunyai seorang muadzin.”

[1] Muhammad Mahfudz al-Tarmasi al-Jawi, Mauhibah Dzi al-Fdhl, (Mesir: al-Amirah al-Syarafiyah, 1326 H), Jilid III, h. 239.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 122
NAHDLATUL ULAMA KE-7
Di Bandung Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1351 H. / 9 Agustus 1932 M.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here