Mengobati Bayi dengan Pupak Pusar, Halalkah?

0
Foto : Google

Masih ada kepercayaan dari masyarakat mengenai manfaat dari bekas pupak pusar bayi. Salah satunya adalah dapat menjadi obat ketika sang bayi sedang sakit. Caranya adalah dengan merendam bekas pupak pusar bayi tersebut ke dalam air, kemudian meminumkannya kepada bayi tersebut. Apakah hal itu dibenarkan dalam Islam ? Bagaimanakah hukumnya ?

Bekas pupak pusarnya bati itu termasuk maa infashola minal hayaat yaitu barang yang terpisah dari sesuatu yang hidup.  Apabila sesuatu barang telah terpisah dari sesuatu yang hidup, maka hukumnya adalah najis. Sehingga tidak di perkenankan dalam syariat berobat memakai hal demikian, kecuali dalam kondisi terpaksa karena tidak ditemukan lagi obat yang suci. (Disampaikan oleh Ustadz Masaji Antoro)

 

Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB