Wanita Melamar Laki-laki, Mengapa Tidak?

0
Foto : Google

Selama ini berkembang budaya di masyarakat bahwa lelakilah yang meminang seorang perempuan. Sehingga, jika ada perempuan yang meminang  masyarakat maka hal itu dianggap tabu atau tidak pantas. Bahkan, akan dianggap memalukan. Sebenarnya bolehkah seorang perempuan meminang laki-laki ?

Perempuan meminang laki-laki adalah diperbolehkan. Yakni menawarkan dirinya pada laki-laki pilihannya baik karena dia alim, mulia dan sebab yang baik lainnya. Hal yang demikian tidaklah dipandang rendah menurut syar’i, bahkan ini menunjukkan atas kemuliaan si wanita. sebagaimana dalam Hadits disebutkan :

كُنْتُ عِنْدَ أَنَسٍ وَعِنْدَهُ ابْنَةٌ لَهُ قَالَ أَنَسٌ جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم تَعْرِضُ عَلَيْهِ نَفْسَهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ أَلَكَ بِي حَاجَةٌ فَقَالَتْ بِنْتُ أَنَسٍ مَا أَقَلَّ حَيَاءَهَا وَاسَوْأَتَاهْ وَاسَوْأَتَاهْ قَالَ هِيَ خَيْرٌ مِنْكِ رَغِبَتْ فِي النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَعَرَضَتْ عَلَيْهِ نَفْسَهَا.

“Saya sedang bersama dengan Anas dan bersamanya anak perempuannya. Anas berkata, ‘Seorang wanita datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menawarkan dirinya. Dia (wanita tersebut –ed) berkata, ‘Apakah engkau menginginkanku?’ Anak perempuan Anas kemudian berkata, ‘Betapa sedikit rasa malunya dan jelek perilakunya dan jelek perilakunya.’ Lalu Anas menyangkal seraya berkata, ‘Dia lebih baik darimu dia menginginkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian menawarkan dirinya”. (HR. Al-Bukhari : 5120).

Wallaahu A’lamu Bis Showaab.

 

Sumber : Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB