Hukum Memanjangkan Pakaian Melebihi Mata Kaki atau Isbal Bagi Perempuan

0
Foto : Google

Isbal merupakan memanjangkan pakaian sampai melewati mata kaki. Sesuai Hadits Bukhari, terdapat larangan bagi laki-laki untuk melakukan isbal disertai dengan kesombongan. Adakah batasan isbal bagi perempuan mengingat mata kaki masih termasuk aurat perempuan?

Sudah menjadi ijma’ ulama’ bahwa isbal bagi perempuan hukumnya boleh
– kitab syarah nawawi ala muslim ( 14 / 62 ) :

وَأَجْمَعَ الْعُلَمَاءُ عَلَى جَوَازِ الْإِسْبَالِ لِلنِّسَاءِ ، وَقَدْ صَحَّ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِذْنُ لَهُنَّ فِي إِرْخَاءِ ذُيُولِهِنَّذِرَاعًا . وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Keterangan senada, sudah menjadi ijma’ ulama’ bahwa larangan isbal utk laki-laki bukan perempuan
– kitab torhut tastrib ( 8 / 173 ) :

وقد قال القاضي عياض أجمع العلماء على أن هذا ممنوع في الرجال دون النساء ،وقال النووي : أجمع العلماء على جواز الإسبال للنساء

Bagi seorang lelaki ada dua keadaan :

  1. keadaan yang dianjurkan yaitu mencukupkan pakaian sampai pertengahan betis .
  2. keadaan yang diperbolehkan yaitu pakaian sampai kedua mata kaki.

Begitu juga dengan perempuan mempunyai dua keadaan :

  1. keadaan yang dianjurkan yaitu menambah satu jengkal dari keadaan yang diperbolehkan bagi laki-laki .
  2. keadaan yang diperbolehkan yaitu menambah satu hasta dari keadaan yang diperbolehkan bagi laki-laki.

Jadi anjuran bagi perempuan adalah menambah panjang pakaiannya satu jengkal mulai dari kedua mata kaki,dan boleh ditambah sampai satu hasta. Wallohu a’lam. [Mas Hamzah].
– kitab tuhfatul ahwadzi :

( وفي الحديث رخصة للنساء في جر الإزار لأنه يكون أستر لهن ) قال الحافظ : إن للرجال حالين : حال استحباب وهو أن يقتصر بالإزار على نصف الساق وحال جواز وهو إلى الكعبين ، وكذلك للنساء حالان : حال استحباب وهو ما يزيد على ما هو جائز للرجال بقدر الشبر ، وحال جواز بقدر ذراع

Sumber : Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB