Wisata Religi di Bogor

0

tempat masjid empang

1. Masjid Annur dan Makam Habib Empang

Image result for Masjid Annur dan Makam Habib Empang

Terkenal dengan sebutan kita hujan, tahukah Anda bahwa Bogor juga bisa menjadi salah tempat untuk berwisata religi? Berlokasi di kawasan Empang, di situlah terletak Masjid An-Nur atau dikenal dengan Masjid Keramat Empang, tempat ini selalu menjadi pusat wisata religi kota Bogor terutama pada saat Ramadhan.

Menurut salah satu pimpinan Masjid Keramat Empang, Habib Hasan Al-‚Atthas, masjid ini adalah pusat wisata religi di kota Bogor karena usianya yang sudah melewati satu abad, sehingga banyak pengunjung yang datang baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah. Adapun tradisi yang sering dilakukan di masjid ini pada tanggal 21 Ramadhan, dimana seusai shalat Ashar, dzikiran, akan ada acara buka puasa bersama, salat maghrib hingga Isya dan Tarawih bersama-sama.

Berziarah wali ke Empang, Bogor tidaklah lengkap tanpa berziarah ke makam Habib Alwi bin Muhammad bin Thahir al Hadad. Beliau  adalah sahabat sekaligus murid kesayangan dari Habib Abdullah bin Mukhsin Al Attas, Empang, Bogor. Beliau adalah seorang yang alim dan termasuk golongan min kibril ulama wal auliya yang berarti para pembesar ulama dan aulia. Beliau melanjutkan majelis taklim yang didirikan oleh Habib Abdullah bin Mukhsin Al Attas sepeninggalannya. Majelis taklim itulah yang menjadi cikal bakal Majelis Taklim Masjid an Nur Keramat Empang, Bogor.

Ada 7 makam yang terdapat di masjid An Nur Alatas Empang, Bogor Selatan, Bogor, Jawa Barat.

http://4.bp.blogspot.com/_ESmpQI338-k/TCFlUUjnAmI/AAAAAAAAAK8/thi0sdAdkGI/s1600/Makam+empang.JPG

Di antara 7 makam yang ada, terdapat makam Habib Zein Bin Abdullah, Habib Husein Bin Abdullah, Habib Abu Bakar Bin Abdullah, Habib Syarifa Nur binti Abdullah, Habib Alwi Bin Muhammad Al Hadad.

Makam tersebut dibuka selama 24 jam bagi para peziarah yang ingin berziarah.

2. TPU Lolongok

Image result for TPU LolongokPintu Masuk TPU Lolongok

Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri dimakamkan di TPU Lolongok, di Jalan Lolongok, Bogor, Jawa Barat. Berjarak 200 Meter dari makam guru Beliau, Habib Abdullah bin Muhsin Al-Aththas (Habib Empang Bogor). Makam beliau sangat asri dan nyaman untuk membaca doa karena terdapat alas karpet. “Banyak peziarah yang datang ke sini”, ujar seorang Ibu tua yang menjadi penjaga makam.

Wali Allah yang mengajar tanpa kenal lelah, sederhana, ikhlas, selalu mementingkan kesederhanaan dan disiplin. Kedisiplinan Beliau tidak hanya dalam hal mengajar, tapi juga dalam soal makan. “Walid tidak akan pernah makan sebelum waktunya. Di manapun ia selalu makan tepat waktu.” tutur Habib Ali bin Abdurrahman, putra Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri. Mengenai keikhlasan dan kedermawanannya, beliau selalu siap menolong siapa saja yang membutuhkan bantuannya.

Ketika masih menjadi pelajar, Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri mejadi murid kebanggaan dan disayang oleh para guru. Beliaulah satu-satunya murid yang sangat menguasai tata bahasa Arab dan acuan bagi murid lain. Tata bahasa Arab adalah ilmu yang digunakan untuk memahami kitab-kitab klasik yang lazim disebut “kitab kuning”€.

Setelah menginjak usia dewasa, Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri dipercaya sebagai guru di madrasahnya. Disinilah bakat dan keinginannya untuk mengajar semakin menyala. Beliau menghabiskan waktunya untuk mengajar dan tidak hanya piawai dalam ilmu-ilmu agama, tapi juga melatih bidang-bidang yang lain, seperti melatih kelompok musik ( dari seruling sampai terompet ), drum band, bahkan juga baris-berbaris.

Peristirahatan Terakhir Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri

Salah satu kisah mengenai karomah Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri adalah ketika beliau membuka Majlis Taklim Al-Buyro di Parung Banteng Bogor sekitar tahun 1990. Sebelumnya sangat sulit mencari sumber air bersih di Parung Banteng Bogor.

Ketika membuka majlis Taklim itulah, Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri bermunajat kepada Allah swt selama 40 hari 40 malam, mohon petunjuk lokasi sumber air. Pada hari ke 41, sumber belum juga ditemukan. Maka Beliau meneruskan munajatnya. Tak lama kemudian, entah darimana, datanglah seorang lelaki membawa cangkul.

Dan serta merta ia mencangkul tanah dekat rumah Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri.

Setelah mencangkul, ia berlalu dan tanah bekas cangkulan itu ditinggal, dibiarkan begitu saja. Dan, subhanallah, sebentar kemudian dari tanah bekas cangkulan itu merembeslah air. Sampai kini sumber air bersih itu dimanfaatkan oleh warga Parung Banteng, terutama untuk keperluan Majelis Taklim Al-Busyro.Image result for TPU Lolongok

 

 

Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri mempunyai putra dan putri 22 orang; diantaranya Habib Muhammad, pemimpin pesantren di kawasan Ceger; Habib Ali, memimpin Majelis Taklim Al-Affaf di wilayah Tebet; Habib Alwi, memimpin Majlis Taklim Zaadul Muslim di Bukit Duri; Habib Umar, memimpin pesantren dan Majlis Taklim Al-Kifahi Ats-Tsaqafi di Bukit Duri dan Habib Abu Bakar, memimpin pesantren Al-Busyro di Citayam.

Hal ini sesuai dengan pesan Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri yang menekankan bahwa dirinya tidak mau meninggalkan harta sebagai warisan untuk anak-anaknya. Beliau hanya mendorong anak-anaknya agar mencintai ilmu dan mencintai dunia pendidikan. Beliau ingin kami konsisten mengajar, karenanya beliau melarang anaknya melibatkan diri dengan urusan politik maupun masalah keduniaan, seperti dagang, membuka biro haji dan sebagainya.

 4. Masjid pertama di Bogor

Image result for Kawung Pandak (Karadenan) terdapat masjidMasjid Karadenan

Di Kawung Pandak (Karadenan) terdapat masjid kuno, Masjid ini merupakan Masjid pertama di Bogor. Bentuk Masjid ini masih sesuai dengan bentuk aslinya walaupun telah beberapa kali direnovasi. Menurut keterangan pengurus masjid ini dibangun oleh Raden Safe’i cucu Pangeran Sangiang, Pangeran Sangiang ini dalam sejarah bergelar Prabu Surawisesa. Ia pernah menjadi Raja Mandala di Muararebes. Di rumah – rumah penduduk disekitar Masjid ini masih terdapat senjata – senjata peninggalan zaman Padjajaran, juga terdapat beberapa buah kujang. Jadi Masjid dibangun oleh tentara Padjajaran yang masuk Islam kurang lebih sekitar tahun 1550. Lokasi Masjid ini dengan Bojonggede hanya terhalang oleh sungai Ciliwung. Jadi pengaruh Islam masuk di Bojonggede sudah cukup lama.
Makam Raden Safe’i

Museum Senjata-senjata

5. Makam Ratu Maemunah

Di Bojonggede terdapat makan Ratu Anti, nama sebenarnya Ratu Maemunah seorang prajurit Banten yang berjuang melawan tentara Padjajaran di Kedungjiwa. Setelah perang selesai suaminya (Raden Pakpak) menyebarakan agama Islam di Priangan sedangkan Ratu Anti sendiri menetap di Bojonggede sampai meninggal. Ratu Anti salah seorang yang menyebarkan agama Islam di Bojonggede.

Gambar makam Ratu Anti Maimunah
Makam Batu Tapak Bojong Gede, Bogor, salah satu pahlawan wanita Islam, ada cerita bahwa beliau adalah salah satu istri Raden Papak – Sunan Godog, namun bila melihat jalur makam yang diikuti oleh para pejuang Islam lain, Ratu Anti – Maimunah kemungkinan besar berasal dari kerajaan Banten pada saat perang dengan VOC tahun 1682 Masehi.Didekat makam beliau terdapat juga makam Ki Buyut Tempang Cirebon dan makam Sultan Adi Banten.
Makanan Khas

1. Toge goreng

Toge Goreng
Toge Goreng
Agak sulit untuk menemukan kuliner khas Bogor ini di kota lain. Toge goreng ini sebenarnya tidak dimasak dengan cara digoreng, melainkan direbus. Toge yang direbus, dicampur dengan mie telor kuning dan irisan tahu goreng (terkadang juga ditambah ketupat). Campuran ini lalu disiram dengan bumbu berbahan dasar oncom dan tauco dan diberi tambahan kecap manis. Rasanya sangat sedap dengan sensasi manis dan asin. Toge goreng ini sangat nikmat dipanas dalam kondisi masih hangat, apalagi bila hujan sedang turun di Kota Hujan ini.

2. Bapatong

bapatong
bapatong

Salah satu kuliner khas Bogor adalah bapatong. Namanya cukup unik kedengarannya, ya? Bapatong ini merupakan singkatan dari Bakso Kupat Gentong. Ketupat yang dipotong bentuk dadu disajikan dengan bakso ditambah dengan daging iga sapi yang dipotong-potong dan kuah bakso dari kaldu sapi. Jika Anda ingin mencicipi Bapatong, Anda dapat datang ke Jl Pangrango No 1, Bogor.

3. Laksa Bogor

Laksa Bogor
Laksa Bogor

Selain laksa betawi, laksa yang terkenal di Indonesia adalah laksa bogor. Dalam bahasa sanskerta, laksa artinya banyak. Maksudnya, laksa ini dibuat dengan menggunakan banyak bumbu. Keunikan laksa bogor adalah pada campuran oncomnya. Laksa bogor juga tidak menggunakan mie, melainkan menggunakan lontong atau ketupat dan bihun sebagai campurannya. Laksa bogor ini juga menggunakan toge dan daun kemangi segar. Kuahnya sendiri dibuat dengan menggunakan santan kelapa yang sangat gurih. Laksa bogor ini juga memiliki tekstur yang agak kasar berkat parutan kelapa yang dimasukkan ke dalam kuahnya. Laksa bogor ini juga disajikan dengan tahu kuning, telur rebus dan diberi taburan serundeng. Jika Anda ingin mencicipi laksa bogor ini, datanglah ke Gg Aut, Jl Suryakencana.

 

4. Doclang

Doclang
Doclang

Jika Cirebon punya docang, maka Bogor punya doclang. Doclang ini mirip dengan kupat tahu dan lontong sayur. Doclang ini terdiri dari pesor, irisan tahu goreng, irisan kentang rebus goreng, telur rebus, bumbu kacang cair, kecap dan kerupuk atau emping tangkil. Pesor adalah sejenis ketupat yang terbuat dari beras putih yang dibungkus dengan menggunakan daun patat dan direbus selama beberapa jam. Sementara daun patat ini biasanya tumbuh liar di kaki Gunung Salak. Beberapa penjual doclang yang “fanatik” biasanya juga hanya menggunakan kecap merk Zebra yang merupakan kecap asli Bogor. Saat ini, sudah tidak terlalu banyak penjual doclang di kota Bogor.

5. Cungkring

cungkring
cungkring

Jika kita mendengar kata cungkring, kerap yang terpikirkan adalah seseorang yang bertubuh tinggi dan kurus kering. Namun cungkring di sini adalah kuliner khas Bogor berupa potongan kikil dan bagian kepala sapi yang dimasak dengan bumbu kuning dan diguyur dengan bumbu kacang yang rasanya manis. Dalam bahasa sunda, cungkring artinya adalah kikil sapi. Makanan yang bentuknya mirip dengan sate ini biasanya disantap dengan nasi ketan putih bercampur kelapa parut, atau bisa juga disantap bersama tempe atau oncom goreng tepung. Cungkring ini biasanya disajikan dalam pincuk daun pisang. Anda dapat menemukan cungkring ini Gg Aut, Jl Surya Kencana, Bogor.

6. Pepes Sagu

pepes sagu pisang
pepes sagu pisang

Selama ini, pepes yang kita kenal pastilah pepes tahu, pepes jamur, ataupun pepes ikan. Namun di Bogor ada pepes yang sangat unik, yaitu pepes sagu pisang. Anda hanya dapat menemukan pepes sagu pisang ini di Jl Suryakencana. Sagunya terasa lembut dan pisangnya pun sangat terasa. Selain pepes sagu pisang, ada juga pepes sagu pisang keju, pepes sagu keju, dan juga pepes sagu nangka. Ayo dicoba semuanya!

7. Es Pala

Es pala
Es pala

Es pala dipercaya sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda, bahkan minuman ini sangat disukai oleh orang Belanda. Es pala khas Bogor ini terbuat dari irisan buah pala dan gula pasir dengan tambahan sedikit garam. Bahan-bahan ini lalu direbus dahulu sebelum disajikan dalam keadaan dingin. Es pala ini memiliki aroma yang harum dan rasa yang menyegarkan. Selain lezat, es pala ini juga bermanfaat untuk kesehatan, antara lain untuk mengatasi insomnia, melancarkan pencernaan, mengatasi rasa mual, dan mengurangi nyeri datang bulan.

8. Asinan Jagung Bakar

Asinan Jagung Bakar
Asinan Jagung Bakar

Inilah salah satu kuliner khas Bogor yang sangat unik. Asinan jagung bakar! Jagung manis yang telah dibakar lalu dipipil (dilepaskan dari bonggolnya) dan dicampurkan dengan kuah air cabai yang dicampur cuka dan gula. Rasanya sangat unik, citarasa manis, asam, dan pedas berpadu menjadi satu. Sangat menyegarkan untuk disantap saat cuaca gerah. Asinan jagung bakar ini biasanya disantap bersama kerupuk mie dan irisan mentimun. Anda dapat menemukan asinan jagung bakar di Gg Aut, Jl Suryakencana, Bogor.

9. Asinan Bogor

Asinan Bogor
Asinan Bogor

Kuliner khas Bogor yang tak boleh ketinggalan tentu saja adalah asinan bogor. Asinan bogor ini merupakan kuliner hasil percampuran budaya masyarakat Tionghoa yang sudah beratus tahun tingal di Bogor. Ada tiga jenis asinan bogor, yaitu asinan buah, asinan sayur, serta asinan campuran buah dan sayur. Potongan-potongan sayur dan buah yang diguyur dengan kuah asam pedas ini rasanya sangat segar dan nikmat, apalagi bila disantap dengan kerupuk kuning dan kacang tanah.

Oleh-oleh

1. Roti Unyil VenusRoti Unyil Venus

Apa yang terpikirkan oleh Anda saat mendengar kata ‘roti unyil’? Bisa jadi yang terlintas adalah ukuran rotinya yang kecil dan imut. Benar, roti ini memang memiliki ukuran kecil, namun cita rasanya dijamin membuat Anda tak lelah mengunyah.

Roti Unyil Venus yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Komplek V point 1, ini menyediakan roti unyil dalam beragam varian rasa. Buka mulai pukul 6 pagi sampai 9 malam, toko ini hampir selalu dipenuhi pembeli, terutama saat akhir pekan.

Jika datang pagi hari, Anda masih bisa memilih dan mendapatkan setiap varian rasa roti unyil. Berbeda jika Anda datang sore atau malam hari, kemungkinan stok roti sudah menipis dan varian rasanya sudah tak lengkap. Beberapa varian rasa roti unyil di antaranya adalah fla jagung, sosis keju, pisang keju, fla cokelat, abon, srikaya dan kismis.

2. Bolu Lapis Sangkuriang

Bolu Lapis Sangkuriang

Talas Bogor bisa jadi sudah cukup populer di kalangan wisatawan yang datang ke kota ini. Namun, bagaimana dengan Bolu Lapis Sangkuriang? Bolu ini adalah cara baru untuk menikmati talas Bogor. Bolu ini terdiri dari dua warna yaitu kuning dan ungu.

Untuk menambah cantik tampilan dan kelezatan rasa, bolu ini tersedia dengan berbagai topping. Anda bisa memilih mulai dari topping keju, choco chip sampa rainbow chip. Bolu Lapis Sangkuriang ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh karena bisa tahan sampai 4 hari di luar lemari es. Jadi, langsung saja datang ke Jalan Raya Sholeh Iskandar dan pilih topping yang paling menarik menurut Anda.

3. Macaroni Panggang Bogor

Image result for Makanan Khas bogor

Resto Macaroni Panggang menjadi salah satu tempat wisata kuliner favorit di Bogor saat ini. Berlokasi di kawasan Taman Kencana, tempat ini cukup gampang diakses. Mirip dengan macaroni schotel, namun macaroni panggang memiliki tekstur lebih garing di luar dan lembut di dalam. Parutan keju yang terbakar kering dipadu dengan isian macaroni, daging dan keju akan membuat Anda tak cukup makan seporsi.

Macaroni Panggang tersedia dalam tiga ukuran yaitu small, medium dan large. Untuk oleh-oleh, sebaiknya Anda membeli ukuran medium atau large. Namun jika ingin mencicipinya terlebih dahulu, silakan memesan macaroni panggang ukuran small untuk disantap di tempat.

4. Pia Apple Pie

Pia Apple Pie

Pia Apple Pie sepertinya sudah cukup populer di telinga warga Bogor dan sekitarnya. Restoran yang terletak di Jalan Pangrango Nomor 10 ini memang terlihat seperti rumah biasa, namun justru di situlah keistimewaannya. Berada di sini, Anda akan merasa nyaman seperti di rumah sendiri.

Seperti namanya, menu andalan di sini adalah pie apple yang bisa dinikmati di tempat atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Apple pie berbentuk hati dengan ukuran cukup besar. Teksturnya yang garing dan renyah di luar berpadu selai apel lembut akan membuat lidah Anda bergoyang. Di sini, tersedia juga pie dengan isi lainnya seperti stroberi, blueberry dan keju.

5. Kacang Bogor Istana

Kacang Bogor Istana

Kacang Bogor ini bersaing ketat dengan talas Bogor yang dikenal identik dengan sang Kota Hujan. Kacang Bogor berbeda dengan kacang tanah, kacang kedelai atau kacang apapun. Kacang ini berbentuk bulat dan dalamnya berwarna ungu. Pada bulan Februari sampai April, Anda bisa dengan mudah menemukan kacang Bogor rebus yang dijajakan berkeliling.

Tapi ternyata, kacang Bogor tak hanya disajikan rebus saja. Kacang ini sekarang diolah dan menjadi lebih garing, renyah dan tahan lama. Berterimakasihlah kepada Kacang Bogor Istana. Hal ini membuat Anda tak hanya bisa menikmati kacang ini di masa panennya saja. Kacang Bogor Istana ini dikemas dalam berbagai varian rasa mulai dari balado, barbeque sampai keju.

Kacang Bogor Istana bisa ditemukan di beberapa pusat oleh-oleh khas kota Bogor atau memesannya melalui telepon.

6. Keripik Mbah Gugel

Keripik Mbah Gugel

Tampaknya penggemar makanan pedas akhir-akhir ini mulai mendapat perhatian khusus. Berbagai makanan dengan rasa membakar lidah mulai diciptakan untuk memanjakan para penggemar pedas, salah satunya adalah Keripik Mbah Gugel yang merupakan hasil kreasi anak muda Bogor.

Keripik berbahan singkong ini tersedia dalam level kepedasan yang berbeda. Jadi, silakan sesuaikan dengan ketahanan lidah dan perut Anda terhadap rasa pedas. Selain keripik singkong, tersedia juga basreng atau baso goreng dengan rasa yang sama membakar lidah.

Keripik Mbah Gugel ini dapat dipesan secara online melalui BBM dan layanan lainnya. Selain itu, keripik ini juga dapat ditemui di beberapa spot seperti Stasiun Kereta Api Bogor setiap pagi.

7. Miss Pumpkin

Miss Pumpkin

Miss Pumpkin adalah salah satu bentuk kreatifitas warga Bogor yang patut diapresiasi. Di tangan yang tepat, ternyata labu parang yang identik dengan momen Haloween ini bisa menjadi kue yang lezat.

Miss Pumpkin berlokasi di Jalan Pajajaran Ruko Nomor 84 H. Brownies dan bolu berbahan labu ini tersedia dalam berbagai varian rasa di antaranya jeruk, cokelat, original dan green tea. Toko ini sangat ramai pembeli, jadi sebaiknya Anda bersiap untuk mengantre lama. Bahkan tak sedikit pembeli yang rela menunggu kue keluar dari pemanggang.

8. Risollaku

Risollaku

Berawal dari bekal yang dibuat untuk suami dan anak, risoles hasil kreasi Bunda Nisa ternyata laris manis melalui promosi dari mulut ke mulut. Karena dibuat dari bahan yang aman tak berahaya bagi kesehatan serta rasanya yang lezat, risoles ini pun jadi banyak peminat.

Saat ini, Risollaku telah tersedia dalam berbagai varian rasa seperi ragout, smooked beef, chicken, keju, tuna dan mayoinaise. Selain memesannya melalui telepon, Anda juga bisa datang ke tokonya yang beralamat di Jalan Ring Road Yasmin, Bogor.

9. Asinan Sedap Gedung Dalam

Asinan Sedap Gedung Dalam

Asinan memang sudah sangat lekat dengan image kota Bogor. Meskipun saat ini asinan dapat ditemukan di Jakarta dan kota-kota lainnya, namun menikmati asinan asli Bogor akan menimbulkan sensasi tersendiri. Ingin mencicipi asinan asli khas Bogor? Datang saja ke Asinan Sedap Gedung Dalam di Jalan Siliwangi No. 27C atau di Jalan Pajajaran No. 1 Komplek Ruko V, Bogor.

Tersedia dua macam asinan yaitu asinan buah dan asinan sayur, Anda juga memesan asinan campur. Asinan di sini dikenal memiliki rasa yang khas dan tak berubah sejak tahun 1978. Menurut pemiliknya, hal ini dikarenakan asinan masih menggunakan resep keluarga dengan tetap memakai gula asli dan tidak ada tambahan bahan pengawet.

10. Ubi Bakar Cilembu

Ubi Bakar Cilembu

Jika Anda sudah sering ke kawasan Puncak, Bogor, tentunya sudah tak asing dengan ubi bakar Cilembu. Ubi ini bisa dengan mudah ditemui di sepanjang jalan menuju Puncak. Meskipun berasal dari Sumedang, namun ubi ini cukup populer di Bogor terutama di kawasan Puncak.

Ubi Cilembu dikenal dengan rasanya yang semanis madu. Yang khas dari ubi bakar Cilembu adalah cairan lengket seperti gula yang keluar saat ubi dibakar. Cairan inilah yang membuat ubi memiliki rasa manis legit istimewa.