Ngaji Tarekat

0
Foto:Google

Syeikh Ibnu ‘ Arobi didalam kitab Hillul Rumuz wa mafatihul Kunuz

menjelaskan :
” Ketahuilah, bahwa Engkau tidak akan sampai pada tingkatan kedekatan pada Alloh ( Muqorrobun ),
hingga engkau bisa memutus / melewati Enam rintangan :

Rintangan pertama : Memutus anggota badan dari pelanggaran Syariat.

Rintangan kedua : Memutus Nafsu dari kebiasaan jelek.

Rintanngan ketiga : Memutus hati dari masalah masalah kemanusiaan

Rintangan keempat : Memutus Nafsu dari kotoran kotoran alami

Rintangan Kelima : Memutus Roh dari wangi wangian inderawi.

Rintangan ke Enam : Memutus akal dari khayalan yang mengawang awang

MUQOROBAH sendiri mengandung makna : meyakini dengan sepenuh hati,
Kesadaran diri bahwa Alloh SWT selalu hadir melihat mengawasi bersama manusia.
Artinya Seorang hamba sadar tau sepenuhnya bahwa Alloh SWT selalu melihatnya,
dalam arti lain sesungguhnya Alloh SWT mendengar mengetahui melihatnya.

Melalui PROSES MUJAHADAH yang panjang, dengan dzikrulloh manusia merasakan Alloh dzahir dan bathin….
Itulah Muqorobah

Sahidallohu ‘alaiya
Allohu Hadiri
Allohu Nadiri
Allohu Ma’i

Seseorang berdzikir, selanjutnya yakin dengan sepenuh hati, sadar diri
Bahwa Alloh SWT selalu hadir melihatnya…..
Lebih mengutamakan Alloh dari kesenangan Jasmani dan Kenikmatan Indrawi Seseorang berdzikir kemudian yaqin bahwa Alloh mengawasi bersamanya……
Terjaga dari bisikan Iblis godaan Syetan dan Hawa Nafsu,
Qolbunya ditundukkan di kembalikan kejalan yang lurus, jalan yang diridloi Alloh SWT…….

Dari Rintangan pertama Engkau bisa melihat sumber sumber hikmah yang berkaitan dengan Hati

Dari Rintangan kedua :
Engkau bisa mengetahui rahasia rahasia ilmu Ladunni

Dari Rintangan ketiga :
Akan nampak untukkmu alam Munajat Malaikat.

Dari Rintangan keempat:
Cahaya cahaya tempat kedekatan diri pada Alloh akan Menyinarimu.

Dari Rintangan kelima :
Cahaya penyaksian Cinta akan terbit padamu.

Dari Rintangan keenam :
Engkau akan berada ditaman kesucian disana engkau akan terbenam dengan apa apa yang nampak padamu yaitu kelembutan kelembutan rasa bahagia yang tersingkap dari kekasaran inderawi /alam kebendaan.

Jika Alloh menginginkanmu untuk masuk dalam golongan khusus yang terpilih,
maka DIA akan memberimu minuman dengan gelas CintaNya,
dengan meminumnya akan bertambah rasa dahaga, Dengan merasakannya akan menambah kerinduan, dengan mendekatinya akan menambah pencarian, dengan Mabuknya akan menambah Rasa Gelisah.”