Berziarah Sunan Cendana, Kwanyar Bangkalan Madura

0

Sejarah sembilan wali dari tanah pulau Jawa memang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat luas. Namun, sudah kah anda tahu kalau ternyata di Pulau Madura terdapat sebuah Objek Wisata Religi yang bernama Sunan Cendana. Letak objek wisata religi ini berada di desa Ketetang Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Berupa sebuah masjid yang berdiri kokoh dan terdapat pemakaman dari Sunan Cendana.

 

Obyek Wisata Religi Sunan Cendana Kwanyar - Bangkalan
Foto Makam Sunan Cendana – Kec. Kwanyar – Bangkalan

Kecamatan Kwanyar sendiri terletak di pesisir pantai berhadapan langsung dengan selat Madura. Untuk bisa sampai di Kecamatan Kwanyar anda tidak perlu kesulitan utamanya bagi anda yang berasal dari luar Pulau Madura. Dengan melewati akses jembatan Suramadu setelah itu anda cukup melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 5 km dengan menggunakan kendaraan. Begitu pun dengan anda yang berasal dari Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep, anda hanya perlu mengarahkan kendaraan anda menuju kawasan Jembatan Suramadu.

 

Menurut silsilah sejarah yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber terpercaya, Sunan Cendana adalah keturunan dari Sunan Ampel atau lebih tepatnya ialah cucu Sunan Ampel. Sunan Cendana yang memiliki nama asli Syeikh Zainal Abidin ini ternyata keturunan ke 25 dari Nabi Muhammad SAW. Nama Sunan Cendana sendiri merupakan sebuah julukan dari masyarakat pada waktu itu. Alasan pemberian julukan tersebut karena dahulu kala Sunan Cendana ini selalu bertapa di bawah pohon Cendana sehingga muudah dikenali.
Gelar beliau sebagai seorang Sunan melahirkan sebuah cerita hebat dan penuh dengan mukjizat. Konon suatu hari masyarakat sekitar membutuhkan sebuah beduk besar sebagai penanda masuknya waktu sholat untuk salah satu masjid. Kemudian masyarakat berinisiatif untuk mencari pohon besar sebagai bahan baku pembuatan beduk di masjid. Dengan menelusuri hutan akhirnya masyarakat menemukan sebuah pohon Cendana yang berukuran besar.
Langsung saja masyarakat merasa berbahagia dan akan menebang pohon Cendana tersebut. Tiba – tiba masyarakat dibuat sangat terkejut ketika hendak menebang pohon terdengar sebuah suara dari dalam pohon Cendana. Suara tersebut memerintahkan untuk menebang pohon bagian atas lebih tinggi karena jika tidak akan mengenai kepala dari suara tersebut berasal. Untuk bagian bawah pohon kembali terdengar suara dari dalam pohon yang memerintahkan untuk menebangnya lebih bawah supaya tidak mengenai kaki.
Tanpa bertanya – tanya dengan perasaan penuh keraguan akhirnya masyarakat memulai penebangan pohon cendana tersebut sesuai dengan perintah dari suara tadi. Setelah penebangan dilakukan betapa semakin terkejutnya mereka melihat sesosok manusia muncul keluar dari dalam pohon Cendana yang telah ditebang. Sosok tersebut kemudian mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah menebang pohon sesuai dengan perintahnya yakni lebih tinggi pada bagian atas dan lebih rendah pada bagian bawah.
Beduk berukuran besar itu sampai sekarang masih bisa anda temukan langsung. Beduk diletakkan di pelataran lantai atas Masjid. Ketika melihat beduk tersebut anda pasti akan merasa terkejut dengan ukuran beduk yang besar dan pastinya berat.

KAROMAH SUNAN CENDANA KWANYAR

Sunan Cendana datang ke Pulau Madura atas sebuah amanah dari Sunan Ampel untuk menyebar luaskan agama Islam di Pulau Madura, yang saat itu belum ada yang memeluk agama Islam. Dengan hanya berjalan kaki Sunan Cendana berangkat menuju Pulau Madura menyeberangi Selat Madura.

 

Tidak mudah untuk bisa sampai di Pulau Madura hanya dengan berjalan kaki apalagi harus menyebarang sebuah selat. Ditengah perjalanan Sunan Cendana bertemu dengan seekor ikan besar, ikan tersebut dikenal sebagai ikan Mondung. Kemudian ikan Mondung ini menawari Beliau untuk baik di atas punggung ikan dan meminta Sunan Cendana untuk tidak membunuhnya.
Maka, seketika itu Sunan Cendana menyetujui permintaan ikan Mondung dan naik ke atas punggung ikan. Sesampainya di Pulau Madura atau tepatnya di pesisir pantai Kecamatan Kwanyar sebelah timur Wisata Pantai Rongkang. Turunlah Beliau dari punggung ikan Mondung lalu berkata kepada ikan bahwa ikan tersebut boleh meminta hal apa saja demi membalas kebaikannya.
Namun ternyata ikan Mondung tidak meminta apa – apa kecuali barokah dari Sunan Cendana. Mendengar hal itu spontan Sunan Cendana berjanji kepada ikan Mondung bahwa jika kelak ada keturunan beliau yang memakan dia beserta keturunannya maka keturunan Sunan Cendana akan terkena penyakit kulit.
Setelah itu ikan Mondung langsung pergi berenang menuju tengah Selat Madura dan Sunan Cendana memilih beristirahat sejenak di pinggiran pantai Rongkang. Kemudian tempat peristirahatan beliau dikenal dengan sebutan “Pelenggien”. Saat dirasa cukup beristirahat Sunan Cendana semakin membulatkan tekat untuk menyebar luaskan agama Islam di tanah Madura dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Meskipun letaknya yang berada di pesisir pantai, ada sebuah kolam air yang terdapat di desa Kwanyar Barat dan sama sekali tidak terasa asin. Hal tersebut terjadi karena pada kala itu Sunan Cendana hendak berwudhu untuk menunaikan ibadah sholat dan tidak menemukan air yang bisa dibuat untuk berwudhu.
Semua airnya terasa asin dan sangat tidak nyaman, lalu beliau menancapkan tongkatnya disekitar pinggiran masjid. Dengan ijin dan Kuasa Allah SWT langsung saja keluar sumber mata air berukuran kecil dan yang mengejutkan sumber air tersebut tidak terasa asin.
Begitu banyak kisah penuh Karomah dari Sunan Cendana saat menyebar luaskan agama Islam. Pulau Madura memang menyimpan banyak sekali objek wisata religi yang syarat penuh cerita menakjubkan.

Sejak diresmikannya Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan ini menjadi gerbang utama Pulau Madura serta menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Jawa Timur, baik dari keindahan alamnya, budaya,serta wisata kulinernya.

Kuliner

Wisata kuliner? Yap! Siapa yang menyangka bila di Bangkalan, Madura ini terdapat surga kuliner yang aduhai. Tak percaya? Berikut adalah 7 destinasi kuliner di Bangkalan Madura yang tak boleh dilewatkan.

1. Soto Mata Sapi.

Soto ini menggunakan mata sapi utuh yang masih terbalut tulang. Soto mata sapi ini dibuat dengan bumbu rahasia dan disajikan dengan kuah soto dan juga diberi irisan daging sapi.
Soto ini sangat lezat dimakan ketika masih hangat dengan sambal yang pedas. Lokasi yang menjual Soto mata sapi ini ada di Jalan Raya Burneh Bangkalan.

2. Tajin Sobih Bangkalan.

Makanan yang satu ini merupakan kuliner yang sajiannya hampir mirip dengan bubur. Namun, yang menjadikan kuliner ini berbeda adalah bubur yang disajikan ini memiliki rasa yang enak dan dominan manis. Lokasi yang pas untuk mencicipi kuliner ini adalah di Jl. RE. Martadinata 24 Bangkalan.

3. Topak Ladeh Bangkalan.

Makanan ini disajikan dengan kuah santan yang kental dan juga dengan rasa yang enak dan gurih. Biasanya Topak Ladeh ini disajikan dengan ditemani lontong ataupun ketupat yang sudah dipotong. Lokasi untuk menemukan topak ladeh yang enak ini ada di Pasar Senen Bangkalan.

4. Sate Madura.

Untuk kuliner yang satu hampir di seluruh penjuru Indonesia sudah mengenalnya, namun jika kamu ingin mencoba di tempat asalnya sebaiknya mampir ke Alun-Alun Bangkalan. Di sana kamu akan menemukan penjual kuliner yang satu ini.

5. Nasi Serpang Bangkalan.

Nasi Serpang ini merupakan makanan yang lezat yang dimasak dengan perpaduan rempah sehingga rasanya unik. Nasi serpang ini biasanya disajikan dengan berbagai lauk, seperti ikan laut hingga daging. Yang menjadikan menu ini khas adalah menu ini disajikan dengan ditambah kerupuk rambak bumbu rujak. Lokasinya yang menjual menu ini adalah di Jl. Panglima Sudirman, Bangkalan.

6. Bebek Sinjai.

Kuliner yang satu ini sudah menjadi incaran pecinta kuliner, khususnya pecinta kuliner bebek. Banyak pelanggan dari Surabaya yang rela menyeberang ke Madura hanya untuk mencicipi kuliner yang satu ini. Bebek Sinjai dinikmati dengan nasi hangat dan sambel pencitnya pasti akan menggugah seleramu. Lokasinya sendiri ada di Jl. Raya Ketengen No. 45, Bangkalan.

7. Kaldu kokot.

Biasanya sop yang kita makan adalah yang berkuah segar dan berisi sayuran serta daging. Namun, di Bangkalan ada sop yang terbuat dari kacang hijau yang dimasak dengan bumbu rempah dan disajikan dengan potongan kikil. Dan yang membuat unik, menu ini dalam penyajiannya ditambah dengan bumbu petis dan kacang ulek. Kamu bisa menemukan kuliner yang satu ini di Jl. Arif Rahman No. 13, Bangkalan Timur.

Oleh-oleh

Martabak

Martabak Madura. Mirip seperti samosa, hanya saja berisikan tumisan bihun dan sayuran seperti kubis dan wortel. Bagi penyuka pedas, ditambahkan sambal bawang di dalamnya. Penjual camilan ini awal mulanya adalah pendatang dari Madura di Surabaya.


Kripik Teripang

Salah satu oleh oleh khas yang membuat kami tertarik adalah ‘Keripik Teripang’. Keripik teripang merupakan salah satu cemilan khas Madura.

Kripik Paru

Kripik paru sapi tak hanya bisa dijadikan teman makan siang. Kripik paru bisa pula disajikan menjadi camilan unik untuk menjamu tamu. Meski harganya relative mahal, tapi kripik paru tetap diburu konsumen.

Teri Krispi

Ikan teri kaya akan kalsium, mencegah osteoporosis dan mengandung fosfor. Baik anak-anak maupun orang dewasa.

Kripik Tette

Yaitu kripik yang terbuat dari ketela pohon, renyah dan gurih. Dinamakan kripik tette karena proses pembuatannya di”tette “(ditumbuk sampai pipih). Menggorengnya mudah, tidak perlu dijemur. Kalau sudah matang, paling asyik dinikmati dengan sambal petis ikan, keripik tette khas madura ini tahan lama hingga 6 bulan.

Petis

Petis madura dibuat dari sari ikan asli yang bisa dijadikan sebagai sambal rujak. Petis ikan tuna asal Madura ini berwarna kecepatan karena menggunakan sari ikan tuna. Rasanya juga lebih gurih dan nikmat serta memiliki citarasa yang lebih sedap. Petis Madura banyak digunakan sebagai lauk alternatif bagi keluarga di Madura.

jika anda berkunjung ke madura tidak ada salahnya mampir ke toko oleh oleh khas madura banyak aneka oleh oleh yang tersedia di madura ada juga oleh olehb khas madura varian baru . KEK TAPE SARIMADU . kek ini bisa anda temui di bangkalan madura tepatnya di jl raya tunjung burneh bangkalan madura , ada berbagai rasa kek yang tersedia mulai dari chees, almond chees, brownies,dan fruit mix

Kek Tape Cheese

Dengan bahan dasar Tape Singkong dan dengan paduan rasa Keju, membuat rasa cake semakin menggoyang lidah kita.