Wisata Ziarah di Majalengka

0
Kabupaten Majalengka merupakan salah satu dari beberapa kabupaten yang ada di di Jawa Barat. Bagian utara wilayah kabupaten ini merupakan daerah dataran rendah, sedang untuk di bagian selatan berupa pegunungan dan ada Gunung Ciremai  yang tingginya sekitar 3.076 m berada di bagian timur di perbatasan dengan Kabupaten Kuningan Gunung ini adalah gunung tertinggi di Jawa Barat, dan merupakan letak wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai. Majalengka jika dilihat dari topografi  merupakan daerah yang banyak di dominasi pegunungan, tentu menyimpan sejuta pesona alam menarik untuk di eksplore.

Wisata Ziarah di Sunan Parung

Situ Sangiang terletak 800 m atau  sebelum kota Talaga dari arah selatan. Kawasan tersebut terletak pada ketinggian tanah antara 600-800 m.
Ketinggian tanah terendah berada didesa Banjaran dan tertinggi di desa Sangiang. Bentuk permukaan tanah umumnya beragam, namun secara umum adalah relatif datar dengan kemiringan lahan sampai dengan 10%. Lahan-lahan demikian umumnya dipergunakan untuk areal pesawahaan dan perairan.
Dari aspek iklim, kawasan Situ Sangiang termasuk type iklim C2 dengan intensitas curah hujan rata-rata antara tahun 1990-1997 sebesar 1.802 mm/tahun. Curah hujan tertinggi pada tahun 1990 sebesar 3.050 mm/tahun dan terendah terjadi pada tahun 1991 dengan curah hujan sebesar 716 mm/tahun.
Kawasan WW Situ Sangiang dengan pemandangan hutan campuran diantaranya mahoni dan kayu manis ditemukan juga jenis-jenis lain diantaranya alang-alang, rumput teki, gewar, rotan, saliara, kirinyuh, pohpohan, tepus, kiara, manglid, suren, benda, kemiri, pasang dan lain-lain. Sedangkna jenis fauna diantaranya ular sanca, ular sawah, burung kutilang, bincarung, cangkakak, kera, lutung, bai.
Kegiatan Wisata yang dapat dilakukan diantaranya lintas alam, bersampan, memancing dan berkemah.
Di Wana Wisata Situ Sangiang terdapat makam yang dikeramatkan. Juru kunci setempat menyebutkan, makam yang ada dipinggir Situ Sangiang ini merupakan salah satu makam tokoh penyebar Islam didaerah Majalengka dan sekitarnya.
Wajar saja bila berwisata di Situ Sangiang lebih bersifat religius. Ada yang jauh-jauh datang kesitu, hanya ingin berziarah kemakam wali dan kemudian mandi dipinggir situ. Jadi benar-benar wisata itu sangat sakral. Menurut penduduk setempat dan juru kunci situ itu merupakan penjelmaan dari sebuah kerajaan kuno yang disebut kerajaan Telaga.
Image result for Makam Prabu Pucuk Umum atau Sunan Parung, Majalengka
Related image

Situs Dan Budaya Nunuk Baru, sejarah berdirinya Kerajaan Talaga Manggung

Desa Nunuk Baru berada di wilayah Kecamatan Maja di sebelah Selatan  Kota Kabupaten Majalengka, sekaligus bisa menjadi jalur Alternatif dari Kota Majalengka Menuju Kecamatan Talaga dan Kecamatan Bantarujeg.Di Desa Nunuk Baru sendiri banyak makom keramat yang erat hubunganya dengan sejarah Kerajaan Talaga Manggung (sekarang Talaga) dan untuk kekinian adalah berdirinya Kota Majalengka, adapun Makam Keramat Tersebut di antaranya :

Makam Pajaten atau Pajatian ( Makam Ibu Arya Saringsingan )  

Makam pajaten terletak disebelah barat Blok Nunuk dipinggir kali cisuluheun dilokasi sawah pajaten, Ibu Arya adalah asli putri lahiran Nunuk yang menjadi Istri Kedua (Selir) Raja Talaga yaitu Prabu Pucuk Umun. Adapun Hasil Pernikahan Prabu Pucuk Umun dengan Ibu Arya telah melahirkan Seorang Putra yang Bernama Raden Arya Saringsingan yang makamnya sekarang berlokasi di Desa Banjaran Girang. Raden Arya Saringsingan diangkat Oleh raja Talaga sebagai Senopati/Panglima tertinggi Kerajaan Talaga, yang mempunyai kesaktian Luar biasa dengan memegang senjata Tombak Naga Kaki Lima Centang Barang.

Makam Cileuweung ( Makam Hariyang Banga )  

Makam cileuweung terletak di sebelah Barat Daya Blok Nunuk Desa Nunuk Baru. Hariyang Banga adalah Putra dari ibu Dewi Pangrenyep istri Raja Pajajaran, dicileuweung sendiri ada tiga makam keramat di antaranya makam Mbah Hariyang Banga, Makam Ibu Langensari, Makam Mbah Haji Kasakten. Dicileuweung sendiri dulunya ada sebuah sendang/kolam mata air yang sampai sekarang air tersebut sering dikeramatkan oleh sebagian masyarakat untuk maksud-maksud tertentu, di antaranya yang mempunyai Niat berkecimpung di dunia Pemerintahan.

Makam Kosambi (Makam Mbah Prabustika)

Makam kosambi terletak dilokasi sawah kosambi sebelah timur Blok Nunuk, Nama asli Mbah Prabustika adalah Mbah Jupri. Mbah Jupri adalah seorang kepala pemerintahan kerajaan yang ada dilokasi Nunuk, dia adalah seorang ulama yang dihormati dan mempunyai kesaktian sangat Tinggi. Singkat cerita Mbah Jupri ditangkap oleh musuh kemudian dikampa/jepit oleh jepitan minyak sampai dianggap telah meninggal tetapi ternyata waktu dibuka dia malah tertawa terbahak-bahak. Kemudian Mbah Jupri dihanyutkan kesungai yang sedang Banjir tetapi bukanya hanyut kehilir malah hanyut kearah Hulu, dan akhirnya semua musuh pada ketakutan, maka Mbah Jupri Mendapat gelar Prabustika yang dianggap dalam tubuhnya terdapat Mustika kesaktian.

Makam Panguyangan Gede (Makam Mbah Dipati Ukur)

Makam ini terletak disebelah selatan Blok Nunuk yang posisinya agak diatas/bukit dari Blok Nunuk. Nama asli yang dimakamkan di Panguyangan Gede adalah Mbah Sugenda dengan gelar kehormatan Mbah Dipati Ukur yang berpangkat Adipati, dan tugas dari Mbah Sugenda adalah sebagai Pengukuran tanah seluruh Jawa lintas Negara, yang mempunyai keajaiban luar biasa, di antaranya pada saat melakukan pengukuran tanah dia tidak pernah turun dari kuda dan melakukan pengukuran dengan berjalan Mundur. Di antarakelebihan dia adalah mempunyai kekayaan berlimpah dengan banyaknya gudang-gudang padi, yang sering dipakai untuk menolong orang banyak yang dalam kesusahan, pakir miskin, yatim piatu, dan orang-orang jompo lainya. Maka makam tersebut diberi nama Panguyangan Gede. Sampai sekarang masyarakat Nunuk selalu melakukan Ritual dimakam ini apabila musim bercocok tanam dimulai dengan istilah Guar Bumi.

Makam Gunung Taneuh (Mbah Prabu Jaya)  

Makam ini terletak di sebelah timur Blok Nunuk dan sebelah selatan Blok Babakan Desa Nunuk Baru lokasinya berada diatas Bukit yang dikelilingi sawah. Nama asli yang dimakamkan adalah Mbah Sang Prabu Jaya dengan gelar Kehormatan Mbah Luhung, dia adalah seorang Kiyai/Ulama yang disegani oleh semua orang, dimana dia ini salah satu penyebar agama islam di wilayah Nunuk dan sekitarnya. Mbah Sang Prabu Jaya banyak mempunyai kesaktian dengan ilmu yang sangat tinggi, sehingga dia mendapat gelar kehormatan Mbah Luhung. Sampai sekarang makam ini selalu ramai dikunjungi peziarah dari mana-mana terutama orang-orang yang mempunyai anak yang akan menempuh pendidikan dari tingkat dasar sampai tingkat selanjutnya.

Makanan Khas Majalengka :

1. Nasi Lengko Image result for Nasi Lengko
Nasi lengko disajikan biasanya saat siang hari dan malam hari. Sajian ini terdiri dari nasi pih, tempe dan tahu yang dipotong kecil-kecil, ditambah dengan kecambah, bumbu kacang dan kecap majalengka asli. Hemm..bikin anda yang pernah mencobanya akan datang dan makan lagi nasi lengko yang lezat ini.

 

2. Bubur Sayur

Image result for Bubur Sayur majalengka

Kalau di Bandung bubur disajikan dalam bentuk bubur plus sayatan dagim ayam goreng, cakue, seledri dan bawang goreng, lain lagi bubur di Majalengka. Bubur ini diberi sayur lodeh dan sayur tahu plus sambal oncom yang pedas. Di beberapa kawasan majalengka dan kadipaten anda bisa menjumpai bubur sayur ini saat pagi hari. Jadi disajikan untuk sarapan pagi.

 

3. Seblak Basah

Image result for Seblak Basah

Makanan satu ini sudah mulai banyak diadaptasi di seluruh Indonesia, namun Majalengka pun memiliki seblak basah khasnya loh. Olahan kerupuk yang dicampur dengan bumbu cabai, bawang merah dan putih, dicampur telur orak arik dan sosis akan sangat nikmat dicicipi. Varian seblak basah pun sudah banyak ditambah, bisa disajikan dengan campuran kwetiau hingga ditambah ceker pun dapat dinikmati.

4. Lotek

Lotek

 

Makanan yang satu ini dikenal dengan saladnya orang sunda. Bagaimana tidak, makanan yang berbahan dasar aneka macam sayuran yang dicampur sambal kacang dan lontong ini sangat mirip dengan olahan salad. Hanya saja sambal kacang yang khas menjadi pembeda kedua menu tersebut. Di Majalengka banyak ditemui penjual panganan lotek. Selain dengan tambahan lontong, lotek dapat dimakan dengan nasi loh!

5. Pepes Jeroan

Related image

Kalo biasanya anda menikmati pepes yang berisi ikan, maka di Majalengka anda akan menikmati pepes yang berisi jeroan. Makanan khas Majalengka ini dinamai dengan pepes jeroan. Sangat enak dinikmati dengan nasi putih hangat yang akan mengenyangkan perut anda.

 

Oleh-oleh :

  1. Jalakotek

Image result for Jalakotek
Penganan ini sekilas mirip dengan kue pastel atau jalangkote makassar, tetapi ternyata sangat berbeda karena makanan ini terbuat dari bahan dasar aci dan isi tahu yang sudah diracik bumbunya. enak sekali dimakan saat hangat dan ditemani teh manis panas saat sore hari. belum coba? wah ketinggalan dong

2. Mangga Gedong Gincu

Image result for Mangga Gedong Gincu

Rasanya yang manis segar dan bentuk serta warnanya yang menggemaskan, mangga gedong gincu telah menjadi industri di Kabupaten Majalengka dan menjadikan mangga gedonggincu sebagaisalah satu ikon majalengka selain kecap .

Mangga gedong gincu dengan kualitas A diekspor ke berbagai negara seperti arab saudi, korea, jepang dan sebagainya. Anda bisa mendapatkannya saat musim mangga gedong gincu tiba. Tidak susah karena sebagian masyarakat menanam pohon mangga jenis ini di pekarangan rumah dan sebagian lagi di sentra-sentra budi daya pohon mangga ini.

3. Oncom Goreng

Image result for Oncom Goreng

Oncom goreng khas Majalengka terbuat dari oncom yang renyah. Tidak seperti oncom goreng Bandung yang digoreng dengan pelapis terigu dan bentuknya besar. Oncom goreng majalengka ini bentuknya kecil-kecil , digoreng garing dengan taburan bumbu dan bawang goreng yang maknyus rasanya. Sangat enak dinikmati sebagai pendamping bakso atau mie

4. Kecap Majalengka

Image result for Kecap Majalengka

Dulu Majalengka terkenal dengan kecapnya yang manis dan gurih. Inget saat masih kecil, makan dengan hanya ditemani kecap majalengka ini plus kerupuk,nikmatnya luar biasa. Karena kecap di sini memang cocok buat teman nasi.Mereka kecap yang melegenda sampai saat ini seperti kecap maja menjangan dan kecap segitiga. Untuk daerah kecamatan kadipaten, ada kecap cap sate dan kecap cap matahari.

 

5. Gula Cakar

Related image

Gula cakar ini adalah pemanis yang nikmat untuk dijadikan kopi atau teh panas. Pemanis ini terbuat dari gula pasir atau gula putih yang dicampur dengan soda yang fungsinya supaya dapat mengembang. Unik karena gula cakar ini berbentuk kotak persegi dan warnanya merah muda.

 

6. Buah Duwet

Image result for Buah Duwet

Selain mangga Gedong Gincu atau buah Gincu, Kabupaten Majalengka juga memiliki buah duwet atau biasa dikenal dengan buah jamblang. Besarnya seperti anggur dan memiliki warna keunguan. Buah ini memiliki kelebihan untuk mencegah kolesterol dan diabetes.

7. Surabi Oncom

makanan khas majalengka - surabi oncom

 

Sebenarnya surabi dapat anda temukan di kota-kota atau kabupaten lainnya karena makanan ini sudah terkenal. Namun yang membedakan surabi yang terdapat di Kabupaten Majalengka ini adalah topingnya menggunakan oncom. Rasa oncom dengan tingkat kematangan yang pas menjadikan ciri khas oncom yang dimiliki Kabupaten Majalengka. Surabi oncom sangat nikmat disantap saat masih hangat bersama sambal.

 

8. Durian Majalengka

durian majalengka
sumber: ytimg.com

Siapa yang suka durian? Katanya kalo orang suka durian sudah pasti suka sekali dan yang tidak suka durian sudah pasti tidak suka sekali. Nah bagi anda yang suka dengan durian tidak ada salahnya mencoba durian khas Majalengka yang memiliki tekstur yang lembut dan daging durian yang melimpah dengan rasa yang manis.