Pernikahan Gus Dur

0

Pernikahan

Wahid menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari. Yenny juga aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa dan saat ini adalah direktur The Wahid Institute.

Sekilas tentang surat Gus Dur kepada bu Shinta seperti pada foto di atas:
pada foto tersebut Gus Dur menulis catatan pinggir kitab Tarikh al-Fiqh al-Islamiy dengan tulisannya yang indah (kairo 1966), buku yang diberikan gus dur untuk Pujaan Hatinya Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid.
Arti tulisannya:
Dengan untaian kata cinta: Untuk Siti Nuriyyah AbdusSyakur (Cairo: 6/9/1966)
(AbdurRahman AbdulWahid)
Aku berharap… dengan terkirimnya buku ini kepadamu, kamu akan lebih mengetahui bahwa perputaran sejarah tentang “Tasyri’ Al Islamy” yang detail dan benar sangatlah luas sekali, tidak akan bisa dicapai secara sempurna sampai rukun dan furu’nya, hanya dengan sekali pembahasan… jadi kamu harus lebih bersungguh sungguh mempelajarinya seperti target yang telah dicapai buku ini, sekarang dan di masa depan.

ttd:
AbdurRahman AbdulWahid

Menurut KH Husein, Gus Dur sudah membaca kamus al-‘Ain, karya Imam Khalil bin Ahmad al-Farahidi, orang yang pertama membuat tanda baca al-Qur’an lebih lengkap dan kitab-kitab kuning yang awal. Ketika Gus Dur mengurai isinya, para kiyai dibuat terpesona seakan terhipnotis.

Penerus Beliau

Murid

Dimensi ketokohan Gus Dur sangat luas sehingga dalam perkembangannya menghasilkan banyak murid-murid yang lintas dimensi keilmuan dan aktivitas

Murid Ideologi

  • Prof. Dr. Mahfud MD

Murid Keagamaan

Keturunan

Hasil pernikahan beliau dengan ibu Sinta dikaruniai 4 orang putri, antara lain:

  • Alissa Qotrunnada
  • Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny)
  • Anita Hayatunnufus
  • Inayah Wulandari.